Thursday, 8 December 2016

Musibah: hukuman atau ujian?

Jika suatu musibah terjadi pada kita...
Apakah ini terjadi karena kita telah melakukan suatu kesalahan
ATAU ini adalah takdir dan ujian dari Allah?

Bandingkan dua ayat dibawah ini:
QS Ali Imran 3:165
"Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada peperangan Badar setahun sebelumnya), kamu berkata: "Darimana datangnya (kekalahan) ini?" Katakanlah: "Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri". Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

DENGAN

QS At Taghabun 64:11
"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
*******
Jika kita jelas-jelas nyetir mobil secara ugal-ugalan kemudian mengalami kecelakaan, maka ini bukanlah takdir dan ujian dari Allah. Orang yg suka mengkonsumsi junk food kemudian terkena penyakit jantung, kolesterol tinggi, diabetes, ini bukan takdir Allah. Ini semua terjadi karena kesalahan dan kelalaian manusia itu sendiri.

Tetapi jika suatu kejadian diluar kendali kita, misalnya kematian anggota keluarga, kehidupan yg terus miskin, bencana alam bahkan seseorang kehilangan pekerjaan atau kecelakaan atau sakit yg di derita,  bisa jadi ini semua bukan karena kesalahannya. Disini kita harus yakin ini dari Allah dan ini adalah ujian.
********
Saat muslim Mekah disiksa oleh Quraish, jelas ini merupakan ujian dari Allah utk menguji kesabaran mereka.

Tetapi saat umat Islam kalah pada perang uhud (lihat ayat diatas), karena si pemanah sengaja meninggalkan posisi yg seharusnya mereka jaga sehingga tentara muslim banyak yg gugur syahid bahkan Rasulullah SAW cedera parah saat itu. Ini terjadi karena kesalahan mereka sendiri.
*********
Apapun alasan terjadinya suatu musibah baik itu karena kesalahan sendiri atau takdir Allah, kita harus mampu menjaga keimanan selama musibah terjadi.

Mengapa?
Ketika musibah menimpa, biasanya orang kehilangan keimanannya, mempertanyakan Tuhan, "Mengapa Allah lakukan ini padaku?" Jika Dia mencintaiku, menciptakanku, memenuhi kebutuhanku, mengapa Dia membiarkan penderitaan ini?"

Allah berfirman di ayat diatas, barangsiapa yg bisa mempertahankan imannya saat terjadi musibah maka Allah akan memberinya hadiah yaitu Dia akan membimbing hatinya. Tidak ada hadiah yg lebih berharga dari jaminan Allah "Membimbing hati manusia tsb jika dia sabar dalam musibah yg di alaminya." 😊

No comments:

Post a Comment