Thursday, 24 September 2015

Jumra stampede..mengapa?

Kecelakaan tiba-tiba karena panik (stampede) yg terjadi pd saat jemaah haji lempar jumra kemarin, meninggalkan banyak korban. 

Lempar jumra adh salah satu wajib haji, yaitu melempar 3 tugu jumra dgn masing-masing 7 kerikil kecil sambil berzikir. Sebagai simbolik perlawanan dan penghinaan kita terhadap syaitan seperti halnya saat nabi Ibrahim AS digoda saat haji.

QS Al Baqarah 2:203
وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَّعْدُودَاتٍا
"Dan berzikirlah dalam beberapa hari yang terbilang.."

Mengapa bisa terjadinya kecelakaan? Itulah mungkin langsung menjadi pertanyaan yg timbul saat mendengar peristiwa "stampede" ini. 

Bagi teman-teman yg belum haji atau teman-teman non muslim mungkin bingung, kok bisa? 

Ada beberapa hal yg perlu diketahui:

1. Saat lempar jumra adh saat yg paling kritikal karena orang pada saat itu sudah cukup lelah karena 2 hari kurang tidur di Mina-Arafah-Musdalifa. 

2. Total yg berhaji itu lebih dari 2jt orang, berkumpul ditempat yg sama dalam waktu yg bersamaan. 

3. Datang dari berpuluh negara dengan kebiasaan dan bahasa yang berbeda-beda. Sehingga kadang susah utk mengerti peraturan yg telah ditetapkan.

4. Banyak yg berangkat haji dgn bekal pas-pasan sehingga mereka menginap di tenda-tenda di pinggir jalan sehingga mengurangi luas jalan. Padahal jalan tersebut juga utk pejalan kaki, kursi roda bahkan kadang bus juga ada yg lewat. 

5. Karena kebiasaan di daerahnya tidak membuang sampah pada tempatnya, akhirnya kebiasaan ini terbawa. Sehingga banyaknya sampah mengakibatkan orang tergelincir karena massa sangat padat, mustahil berjalan melihat ke bawah. 

Itulah mengapa Rasulullah SAW bersabda, "Jihad yg paling utama adalah haji yg mabrur."

Semoga semua jemaah haji yg meninggal mabrur hajinya, mati sahid tanpa hisab di hari akhir. Yang sakit disegerakan kesembuhannya dan keluarga yg ditinggal diberikan ketabahan dan kesabaran. 

Semoga sebagai seorang muslim, kita semua bisa meninggal setelah menyempurnakan keislaman kita dengan menunaikan ibadah haji, mabrur. 

No comments:

Post a Comment